Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Setahun Kiprah Dewan Karangasem, Jeg Sing Pocol Milih Kertiana

I Made Agus Kertiana, Didepan Rumah Aspirasi yang dibangunnya guna lakukan gerak cepat dalam merespon permohonan bantuan dari masyarakat. JEG SING POCOL

Mungkin tidak banyak yang ingat bahwa saat ini sudah setahun lewat satu bulan, sejak DPRD Karangasem dilantik pada 15 Agustus 2019 lalu.

Apa saja kiprah para wakil rakyat yang saat ini mendapat panggilan sebagai anggota Dewan yang terhormat. Terkadang luput dari perhatian masyarakat, padahal banyak janji manis yang ditebar saat masa kampanye Pileg lalu. Beruntung saat ini Karangasem tengah melaksanakan Pilkada 2020 sehingga praktis rakyat tidak ingat pada iming-iming para caleg yang kini telah setahun lebih menikmati empuknya kursi parlemen.

Tapi hal tersebut tidak terjjadi pada sosok I Made Agus Kertiana, anggota Fraksi NasDem DPRD Karangasem asal Desa Rendang, Kecamatan Rendang, Karangasem.

Sejak awal pelantikannya, Pria yang mendapatkan mandat untuk duduk sebagai Wakil Ketua DPRD Karangasem dari Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, langsung tancap gas dengan kegiatan - kegiatan yang menyentuh kepentingan masyarakat.

Kertiana tercatat sudah memfasilitasi 8 titik Lampu Penerangan Jalan, 40 bedah rumah dan pengaspalan beberapa ruas jalan dan beberapa pembangunan infrastruktur yang akibat pandemik covid 19 sempat tertunda untuk dikerjakan di tahun berikutnya.

Tidak sampai disana, Kertiana yang berlatar belakang pengusaha wisata arung jeram ini, tak pernah ragu untuk membantu masyarakat meski harus merogoh kantong pribadinya.

Sebelum pandemik corona melanda, ia turun langsung memasang listrik gratis untuk 60 warga tak mampu. Untuk acara adat dan keagamaan ia pun berinisiasi membantu seekor kerbau dan secara rutin mepunia mmenyumbang 2 ekor babi setiap kali ada upacara di Kayangan Tiga di Desa Adat Rendang.

"Saya tidak ingin masyarakat merasa rugi telah memilih saya sebagai wakil rakyat," ujar Kertiana yang terkenal dengan semboyan "Jeg Sing Pocol" (Pasti Tidak Rugi, Bahasa Bali -Red)," saya ingin ada perubahan di masyarakat, peningkatan taraf hidup sosial masyarakat."

Kertiana pun membuka pintu rumahnya lebar-lebar dengan membangun Rumah Aspirasi Masyarakat. Dengan cara ini ia beserta tim bisa merespon dengan cepat, mayarakat yang datang tidak segan dalam menyampaikan keluhan dan permohonan bantuan pada dirinya.

Memasuki musim pandemik, Kertiana meski terpaksa harus menutup usahanya. Ia pun tidak segan menjual 2 unit mobil mewahnya untuk membiayai kegiatan sosial membantu masyarakat yang terdampak perekonomiannya akibat dirumahkan semasa pandemik.

Selain melakukan penyemprotan disinfektan massal bersama para pemuda, ribuan paket sembako telah disebar pada warga lansia dan warga berkebutuhan di sejumlah desa di beberapa kecamatan.

"Saya membantu semampu saya, semoga Ida Sesuhunan memberkati kita semua, pandemik bisa segera berlalu sehingga perekonomian masyarakat bisa membaik," tutur Kertiana.

Sosok wakil rakyat seperti I Made Agus Kertiana, semoga dapat memberikan inspirasi dan motivasi, sehingga peran anggota dewan bisa benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Meski baru satu tahun lewat satu bulan, namun kiprahnya benar terbukti, Jeg Sing Pocol.



Komentar