Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Berbagi Daging Babi, OJOL dan Warga Geruduk Kantor NasDem Bali

Kanan : Julie Sutrisno Laiskodat, Ketua DPW Partai NasDem Bali, Kiri Atas-Bawah : Luh Putu Nopi membagikan bingkisan daging babi kepada warga di Sekretariat DPW Partai NasDem Bali

Denpasar, ayobali.id - Puluhan pengendara ojek online  dan ratusan warga seputaran Kota Denpasar siang tadi bergerombol di pelataran gedung berlantai 3 milik DPW Partai NasDem Bali, Senin (14/09)

Masih mengenakan seragam hijau khas ojek online, mereka masing-masing menunjukkan selembar kupon bergambar foto Ketua DPW Partai NasDem Bali, Julie Sutrisno Laiskodat didampingi Sekretarisnya, I Nyoman Winatha.

"Kami datang untuk menukarkan kupon ini dengan paket be celeng (bahasa Bali : daging babi, red)," ujar Wayan Setiawan, salah satu pengendara ojek online.

Setelah menuliskan nama di buku pendaftaran, satu persatu pengendara ojek online dan para warga menukarkan kupon dengan satu paket potongan daging babi seberat kurang lebih 2 kiloan.

" Hari ini kami berbagi tali kasih dalam menyambut Hari Raya Galungan yang jatuh pada Hari Rabu depan,"papar Luh Putu Nopi Seri Jayanti, pengurus Partai NasDem Bali kepada awak media yang meliput,"ada 350 bungkus yang kami siapkan, dan kami utamakan untuk  warga yang kurang mampu serta membutuhkan."

Nopi menjelaskan bahwa Hari Raya Galungan dikenal masyarakat sebagai harinya kemenangan Dharma melawan Adharma maka kami DPW Partai NasDem bali berbagi ulam bawi sebelum Hari Penampahan, H-1 sebelum Hari Raya Galungan.

"Karena pandemik covid 19, masyarakat terdampak perekonomiannya sehingga  banyak dari mereka yang mengalami kesusahan untuk patungan membeli hewan babi guna merayakan Galungan bersama - sama. Merasa turut prihatin dengan keadaan tersebut, Ketua DPW kami, Kakak Julie Sutrisno Laiskodat berkenan mensupport pembelian daging babi yang kami bagikan kepada 350 warga pada hari ini," ujar Nopi yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris DPW Partai NasDem Bali.

POLITIK BERBAGI KASIH
Luh Putu Nopi Seri Jayanti, S.H.

Nopi, Panggilan akrab perempuan berparas ayu asal Buleleng ini dikenal masyarakat  sebagai sosok yang rajin berderma.

Ket Foto : Luh Putu Nopi Seri Jayanti, S.H.

 

Meski tidak lolos sebagai anggota DPRD Provinsi Bali pada pileg 2019 lalu, dirinya tetap turun ke masyarakat memberikan bantuan. Diawal Pandemik Covid 19 mewabah di Bali, Nopi spontan merogoh kantongnya dengan membagikan beberapa ton beras, masker, hand sanitizer dan makanan ringan anak-anak. Dengan ditemani beberapa  pemuda loyalisnya yang tergabung di kelompok pemuda dengan sebutan "Ake Nak Buleleng", Nopi menyusuri jalan pedesaan di wilayah Bali Utara dengan memikul sendiri beras yang akan ia bagikan.

"Saya ingin merubah pandangan masyarakat terhadap wajah perpolitikan kita. Selama ini masyarakat menilai politik itu kejam, kotor dan semata bertujuan untuk berebut kekuasaan. Memang benar kita harus merebut kekuasaan, tapi tujuan kita  memiliki kekuasaan adalah untuk berbagi kasih. Dengan kekuasaan lebih banyak yang bisa kita lakukan dan bisa kita jangkau," ulas Nopi dengan wajah antusias,"Dan untuk merebut kekuasaan itu, kita harus merebut hati masyarakat. Caranya ya dengan bekerja, berbuat, dan selau hadir ditengah-tengah kesulitan mereka.”

Dengan Politik Berbagi Kasih ia ingin Partai NasDem di Bali bisa diterima oleh masyarakat, dikenal oleh masyarakat sebagai Partainya para pekerja sosial, Partainya para kader yang selalu siap berbagi untuk masyarakat Bali.

"Berbagi itu jangan selalu diartikan material semata, tak mesti berarti uang dan barang, bisa juga berupa perhatian, empati dan rasa," ujar Nopi.

Di masa Pandemik Covid 19 ini, Nopi yang pernah heboh dengan ide pemindahan kembali Ibukota Provinsi Bali dari Denpasar ke Buleleng ini menyampaikan rasa prihatin kepada warga yang terdampak, paramedis yang musti bekerja di tengah suasana Hari Raya Galungan, dan anak-anak yang masih berhalangan bermain dengan teman-temannya secara normal di sekolah.

"Kita berdoa agar pandemik ini segera berlalu, minimal ada vaksin yang bisa mengatasi pandemik ini. Sebelum itu, mari kita menjaga kesehatan jaga diri, jaga orang-orang disekitar kita dengan selalu memperhatikan protokol kesehatan. Yang terpenting adalah berdoa, semoga Ida Sesuhunan, Ida Sang Hyang Widhi Wasa memberikan kerahayuan dan keselamatan pada kita semua. Untuk semeton Bali yang beragama Hindu, kami ucapkan Rahajeng Rahina Suci Galungan lan Kuningan.” tutupnya sambil menatupkan kedua telapak tangan disertai senyum.

Komentar