Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Luh Putu Nopi, Srikandi NasDem Bali Yang Tampilkan Gaya Politik Berbagi Kasih

Luh Putu Nopi Seri Jayanti saat Bulan April 2020 turun bersama pemuda untuk berbagi sembako pada warga Buleleng yang terdampak pandemik covid 19

POLITIK BERBAGI KASIH

Luh Putu Nopi Seri Jayanti

Nopi, Demikian panggilan akrab perempuan berparas ayu asal Buleleng ini dikenal masyarakat  sebagai sosok yang rajin berderma. Meski tidak lolos sebagai anggota DPRD Provinsi Bali pada pileg 2019 lalu, dirinya tetap turun ke masyarakat memberikan bantuan. Diawal Pandemik Covid 19 mewabah di Bali, Nopi spontan merogoh kantongnya dengan membagikan beberapa ton beras, masker, hand sanitizer dan makanan ringan anak-anak. Dengan ditemani beberapa  pemuda loyalisnya yang tergabung di kelompok pemuda dengan sebutan "Ake Nak Buleleng", Nopi menyusuri jalan pedesaan di wilayah Bali Utara dengan memikul sendiri beras yang akan ia bagikan.

 

"Saya ingin merubah pandangan masyarakat terhadap wajah perpolitikan kita. Selama ini masyarakat menilai politik itu kejam, kotor dan semata bertujuan untuk berebut kekuasaan. Memang benar kita harus merebut kekuasaan, tapi tujuan kita  memiliki kekuasaan adalah untuk berbagi kasih. Dengan kekuasaan lebih banyak yang bisa kita lakukan dan bisa kita jangkau," ulas Nopi dengan wajah antusias,"Dan untuk merebut kekuasaan itu, kita harus merebut hati masyarakat. Caranya ya dengan bekerja, berbuat, dan selau hadir ditengah-tengah kesulitan mereka.”

Dengan Politik Berbagi Kasih ia ingin Partai NasDem di Bali bisa diterima oleh masyarakat, dikenal oleh masyarakat sebagai Partainya para pekerja sosial, Partainya para kader yang selalu siap berbagi untuk masyarakat Bali.

"Berbagi itu jangan selalu diartikan material semata, tak mesti berarti uang dan barang, bisa juga berupa perhatian, empati dan rasa," ujar Nopi disela-sela kesibukannya berbagi bingkisan daging babi pada pengendara Ojol dan warga seputaran Kota Denpasar dalam rangka menyambut Hari Suci Galungan, Senin (14/09)

Di masa Pandemik Covid 19 ini, Nopi yang pernah heboh dengan ide pemindahan kembali Ibukota Provinsi Bali dari Denpasar ke Buleleng ini menyampaikan rasa prihatin kepada warga yang terdampak, paramedis yang musti bekerja di tengah suasana Hari Raya Galungan, dan anak-anak yang masih berhalangan bermain dengan teman-temannya secara normal di sekolah.

"Kita berdoa agar pandemik ini segera berlalu, minimal ada vaksin yang bisa mengatasi pandemik ini. Sebelum itu, mari kita menjaga kesehatan jaga diri, jaga orang-orang disekitar kita dengan selalu memperhatikan protokol kesehatan. Yang terpenting adalah berdoa, semoga Ida Sesuhunan, Ida Sang Hyang Widhi Wasa memberikan kerahayuan dan keselamatan pada kita semua. Untuk semeton Bali yang beragama Hindu, kami ucapkan Rahajeng Rahina Suci Galungan lan Kuningan.” tutupnya sambil menatupkan kedua telapak tangan disertai senyum.

Komentar